Example floating
Example floating
Nasional

Kontroversi SK Geotermal Atadei: WALHI NTT Sebut Bupati Lembata Diduga Manipulasi Nama Tokoh

Avatar photo
×

Kontroversi SK Geotermal Atadei: WALHI NTT Sebut Bupati Lembata Diduga Manipulasi Nama Tokoh

Sebarkan artikel ini
Reporter: Amor |  Editor: Admin
Kontroversi SK Geotermal Atadei: WALHI NTT Sebut Bupati Lembata Diduga Manipulasi Nama Tokoh

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

Kontroversi SK Geotermal Atadei: WALHI NTT Sebut Bupati Lembata Diduga Manipulasi Nama Tokoh

Kupang, Reformanews.com – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia Eksekutif Daerah Nusa Tenggara Timur atau WALHI Nusa Tenggara Timur mengecam tindakan Bupati Lembata yang diduga mencatut nama tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam Surat Keputusan (SK) terkait pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) pendamping pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Atadei.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

Media ini menerima rilis resmi dari WALHI Nusa Tenggara Timur pada Rabu, 11 Maret 2026, yang menyoroti dugaan manipulasi nama dalam SK Bupati Lembata Nomor 163 Tahun 2026 tentang Kelompok Kerja Pendamping Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Atadei berkapasitas 2 x 5 Megawatt.

Baca Juga :  WALHI NTT: Kesejahteraan Tak Bisa Dibangun di Atas Kehancuran Lingkungan, Tambak Udang di Sumba Timur Diminta Ditinjau Kembali

Dalam SK yang ditandatangani pada 25 Februari 2026 tersebut, Bupati Lembata disebut mencantumkan nama Romo Deken Lembata, Sinyo da Gomez, sebagai pengarah dalam struktur Pokja.

Baca Juga :  Menteri ATR/BPN: Lonjakan Kantor Pertanahan Dorong Sertipikat Tanah Elektronik Naik Signifikan!

Adapun tugas pengarah sebagaimana tercantum dalam SK tersebut adalah mengarahkan seluruh tahapan kegiatan pra-konstruksi, proses perizinan, hingga pengadaan tanah untuk pembangunan PLTP Atadei.

Example floating