Example floating
Example floating
Berita

GMNI Cabang Belu Kecam Penolakan Kader dalam Seleksi Sekdes Loonuna, Desak Bupati Belu Copot Kades Jika Terbukti Langgar Aturan

Avatar photo
×

GMNI Cabang Belu Kecam Penolakan Kader dalam Seleksi Sekdes Loonuna, Desak Bupati Belu Copot Kades Jika Terbukti Langgar Aturan

Sebarkan artikel ini
Reporter: Arianto |  Editor: Redaksi
GMNI Cabang Belu Kecam Penolakan Kader dalam Seleksi Sekdes Loonuna, Desak Bupati Belu Copot Kades Jika Terbukti Langgar Aturan
(Ket/foto) Ketua Termandat GMNI Cabang Belu ( Yohanes Teme )

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

GMNI Cabang Belu Kecam Penolakan Kader dalam Seleksi Sekdes Loonuna, Desak Bupati Belu Copot Kades Jika Terbukti Langgar Aturan

 

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

BELU, RFC – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Belu mengecam keras dugaan tindakan Kepala Desa Loonuna yang menolak berkas administrasi salah satu bakal calon Sekretaris Desa (Sekdes) dengan alasan karena yang bersangkutan kerap mengkritisi kebijakan pemerintah desa.

Baca Juga :  Masyarakat Desa Lotas Apresiasi Respon Cepat Pemda TTS Tangani Infrastruktur Rusak

 

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Termandat DPC GMNI Cabang Belu, Yohanes Teme, saat diwawancarai Reformanews.com di Sekretariat GMNI Cabang Belu, Senin (06/07/2026).

 

Menurut Yohanes Teme, alasan penolakan sebagaimana tertuang dalam Berita Acara poin ketiga merupakan bentuk penyalahgunaan kewenangan yang tidak dapat dibenarkan dalam negara demokrasi. Ia menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah merupakan hak konstitusional setiap warga negara dan tidak boleh dijadikan dasar untuk menghalangi seseorang mengikuti proses seleksi jabatan publik.

Example floating