Example floating
Example floating
Nasional

Kontroversi SK Geotermal Atadei: WALHI NTT Sebut Bupati Lembata Diduga Manipulasi Nama Tokoh

Avatar photo
×

Kontroversi SK Geotermal Atadei: WALHI NTT Sebut Bupati Lembata Diduga Manipulasi Nama Tokoh

Sebarkan artikel ini
Reporter: Amor |  Editor: Admin
Kontroversi SK Geotermal Atadei: WALHI NTT Sebut Bupati Lembata Diduga Manipulasi Nama Tokoh

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

“Kami menduga Bupati Lembata secara sadar melakukan ini untuk mengadu domba masyarakat yang selama ini menolak proyek geotermal di Lembata,” kata Gres Gracelia, Kepala Divisi Advokasi WALHI Nusa Tenggara Timur.

Ia menilai pola semacam ini berbahaya karena proyek geotermal merupakan isu sensitif di tengah masyarakat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

“Sebagai pemimpin daerah, seharusnya Bupati tidak mengambil langkah yang berpotensi memecah belah masyarakatnya sendiri tanpa memikirkan dampak sosial yang bisa muncul,” ujarnya.

Baca Juga :  Srikandi Jaga Desa Resmi Dikukuhkan, Hashim Dorong Perempuan Kawal Program Strategis Pemerintah

Karena itu, WALHI NTT mendesak Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq, untuk memberikan klarifikasi secara terbuka kepada publik terkait pencantuman nama tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam SK tersebut.

Baca Juga :  Warga Rote Dijerat UU ITE Usai Kritik Akses Pantai, WALHI NTT: Jangan Sampai Hukum Membungkam Rakyat

Selain itu, WALHI NTT juga mengingatkan para kepala daerah di wilayah Flores, Lembata, dan Alor mengenai kerentanan wilayah yang berada dalam kawasan ring of fire atau cincin api yang memiliki tingkat risiko bencana geologi cukup tinggi.

Baca Juga :  Menjemput Masa Depan di Politeknik Agraria STPN, Kampus yang Mencetak Generasi Ahli Pertanahan dan Tata Ruang Indonesia

Menurut WALHI, pemerintah daerah seharusnya mempertimbangkan dampak ekologis sebelum memaksakan pengembangan proyek geotermal di wilayah yang memiliki kerentanan bencana alam.
“Keselamatan warga dan keberlanjutan pulau harus menjadi prioritas utama,” tegas Gres.

Example floating