Mengusung tema “Katekis Semakin Cerdas, Terampil, Sejahtera, dan Sinodal dalam Berpastoral di Era Digital”, kegiatan ini menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan kapasitas bagi para pelayan Gereja agar mampu menjawab kebutuhan umat di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Timur, Fransiakus Kariyanto, S.Ag., M.Si., menegaskan bahwa era digital telah mengubah cara manusia berkomunikasi, belajar, dan melayani. Oleh karena itu, para katekis, penyuluh agama, maupun tenaga pendidik Katolik dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan, serta mampu memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pewartaan Injil dan pelayanan kepada umat.
Menurutnya, transformasi digital bukanlah ancaman, melainkan peluang besar untuk memperluas jangkauan pelayanan pastoral. Dengan penguasaan teknologi dan kemampuan berkolaborasi, para pelayan Gereja diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang kreatif, inovatif, dan tetap setia pada nilai-nilai Injil sehingga mampu menjangkau seluruh lapisan umat, khususnya generasi muda.














