“Turnamen ini bukan semata-mata tentang siapa yang menjadi juara atau pencetak gol terbanyak. Ada pesan kebangsaan yang jauh lebih besar, yakni memperkuat persatuan. Dari wilayah perbatasan ini kita ingin menunjukkan bahwa TNI dan rakyat adalah satu, tanpa sekat, satu nadi, dan satu napas dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ungkapnya.
Ia menambahkan, nilai-nilai tersebut merupakan pengejawantahan semangat Bhinneka Tunggal Ika yang terus dirawat di wilayah perbatasan. Keberagaman bukan menjadi alasan untuk terpecah, melainkan menjadi kekuatan dalam membangun persaudaraan dan menjaga keutuhan bangsa.
Karena itu, ia menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Komandan Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12/Kostrad, Letkol Arm. dr. Erlan Wijatmoko, S.H., M.Han., beserta seluruh prajurit yang telah menghadirkan berbagai kegiatan positif dan bermanfaat bagi masyarakat selama menjalankan penugasan.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Kabupaten Malaka dan kawasan perbatasan RI–RDTL, untuk mendukung serta menyukseskan Turnamen Dansatgas Pamtas Cup. Kepada seluruh klub peserta, ia berpesan agar menjunjung tinggi sportivitas, menjaga persaudaraan, dan menjadikan setiap pertandingan sebagai sarana mempererat persatuan.














