Example floating
Example floating
Hukum Kriminal

Jangan Kambinghitamkan Peladang, PMKRI Sintang Pertahankan Perda Karhutla Kalbar

Avatar photo
×

Jangan Kambinghitamkan Peladang, PMKRI Sintang Pertahankan Perda Karhutla Kalbar

Sebarkan artikel ini
Reporter: amor |  Editor: admin
Jangan Kambinghitamkan Peladang, PMKRI Sintang Pertahankan Perda Karhutla Kalbar
Ketua PMKRI Cabang Sintang Santo Agustinus Periode 2025–2026, Wila Yohana

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

“Yang kami perjuangkan adalah keadilan dan kepastian hukum. Pelanggaran harus ditindak, tetapi masyarakat yang taat aturan juga harus dilindungi. Jangan sampai karena ingin menyelesaikan karhutla, masyarakat peladang justru kehilangan ruang hidup dan kepastian hukum,” katanya.

Empat Tuntutan PMKRI Cabang Sintang

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

Atas persoalan tersebut, PMKRI Cabang Sintang Santo Agustinus mendorong pemerintah untuk:

Baca Juga :  Pengamanan Perbatasan RI–RDTL oleh TNI Yonarmed 12 Terbukti Efektif, Upaya Pencurian Motor Gagal

Menghentikan wacana pencabutan Perda Kalbar Nomor 1 Tahun 2022 sebelum dilakukan kajian komprehensif dan melibatkan masyarakat terdampak.

Memperkuat pengawasan dan pencegahan karhutla hingga ke tingkat desa dengan melibatkan masyarakat adat dan kelompok peladang.

Baca Juga :  Aksi Cepat dan Humanis! Kapolres Belu Ganjar Personel Polsek Tasifeto Barat atas Keberhasilan Temukan Anak Hilang

Memberikan perlindungan hukum kepada peladang tradisional yang taat aturan, sekaligus memastikan aktivitas pembukaan lahan dilakukan sesuai ketentuan.

Menindak tegas setiap pelaku pembakaran lahan dan perusakan lingkungan, termasuk pihak korporasi apabila terbukti melakukan pelanggaran.

Baca Juga :  Ipda Rudy Soik Bantah Tuduhan Kapolda NTT dan Anggota DPR RI

“Jangan mencari kambing hitam. Mari cari akar persoalan dan bangun solusi bersama. Karhutla harus dilawan, lingkungan harus dilindungi, tetapi masyarakat yang taat aturan juga harus mendapatkan keadilan,” tutup Wila.

Example floating