Diduga Ada Pungli di Terminal tipe B Lolowa, Sopir Bemo Atambua–Malaka Soroti Pengawasan Dinas Perhubungan Provinsi NTT
BELU, RFC – Sejumlah sopir bemo yang melayani trayek Atambua–Malaka mengeluhkan praktik penarikan retribusi di Terminal Tipe B Lolowa yang diduga tidak sesuai dengan nominal yang tertera pada karcis resmi.
Terminal tersebut diketahui berada di bawah pengelolaan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, sehingga persoalan ini memunculkan tanda tanya mengenai pengawasan dan transparansi penarikan retribusi di lapangan.
Keluhan itu disampaikan oleh salah seorang sopir yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan kepada Reformanews.com, Kamis (10/03/2026). Ia mengaku bingung dengan perbedaan nilai yang tertulis pada karcis dengan jumlah uang yang diminta oleh petugas di terminal.
“Di karcis jelas tertulis retribusi Rp5.000, tapi ketika kami membayar, petugas meminta Rp10.000. Kami tidak tahu kenapa bisa berbeda seperti itu,” ungkapnya.
Menurutnya, kondisi tersebut menimbulkan kecurigaan di kalangan sopir bahwa praktik penarikan retribusi di terminal tidak berjalan sesuai dengan ketentuan resmi.














