Jalan Putus Total di Desa Lotas TTS, Warga Terpaksa Putar Jauh Jual Hasil Kebun, Janji Penanganan Darurat Belum Terealisasi
BELU, RFC – Kondisi infrastruktur jalan di Desa Lotas, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), kini menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, akses jalan utama yang biasa digunakan warga dilaporkan putus total dan hingga saat ini belum mendapat penanganan nyata dari pemerintah daerah. Akibat kondisi tersebut, aktivitas masyarakat terganggu, terutama dalam mendistribusikan hasil kebun ke pasar di Betun, kabupaten tetangga.
Pantauan media Reformanews.com pada Minggu, 26 April 2026, menunjukkan bahwa ruas jalan yang mengalami kerusakan parah itu tidak dapat dilalui secara normal. Jalan yang putus tersebut menyebabkan kendaraan roda dua maupun roda empat kesulitan melintas. Bahkan, sebagian warga terpaksa memilih jalur alternatif dengan jarak tempuh yang jauh lebih panjang demi bisa sampai ke tujuan.
Bagi masyarakat Desa Lotas, jalan tersebut merupakan urat nadi perekonomian desa. Sebagian besar warga menggantungkan hidup dari sektor pertanian dan perkebunan. Hasil kebun seperti jagung, kemiri, pisang, sayur-sayuran, dan komoditas lainnya biasanya dibawa ke pasar di wilayah Betun untuk dijual. Namun sejak jalan itu putus, proses pemasaran hasil kebun menjadi terhambat.












