DAX NINDANA PHPT PMKRI SALATIGA SOROTI INKONSISTENSI PRABOWO SOAL RUPIAH DI TENGAH PELEMAHAN KURS
BELU, RFC – Dax Nindana, Presidium Hubungan Perguruan Tinggi (PHPT) PMKRI Salatiga, melontarkan kritik keras terhadap pernyataan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, terkait kondisi nilai tukar rupiah yang terus mengalami pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat.
Pernyataan tersebut diterima Redaksi Reformanews.com melalui pesan WhatsApp pada Minggu (7/6/2026). Dalam keterangannya, Dax menilai terdapat inkonsistensi sikap Presiden Prabowo mengenai pentingnya menjaga stabilitas mata uang nasional.
Menurut Dax, pada 29 November 2024 lalu, Prabowo dalam pidatonya di hadapan Bank Indonesia dan Menteri Keuangan menegaskan bahwa keuangan merupakan bagian vital dari kedaulatan negara. Saat itu, Prabowo bahkan mengingatkan bahwa menghancurkan mata uang suatu negara sama dengan menghancurkan negara tersebut.
Namun, Dax menyoroti pernyataan berbeda yang disampaikan Presiden Prabowo saat menghadiri kegiatan di Nganjuk pada 16 Mei 2026. Kala itu, ketika rupiah telah menyentuh kisaran Rp17.600 per dolar AS, Presiden menyatakan bahwa masyarakat desa tidak menggunakan dolar sehingga tidak perlu terlalu khawatir terhadap fluktuasi kurs.














