Example floating
Example floating
Berita

Miris! Dugaan Rujab Ketua DPRD Belu dijadikan Sekretariat Parpol PDIP, Theodorus Lari dari Konfirmasi Wartawan

Avatar photo
×

Miris! Dugaan Rujab Ketua DPRD Belu dijadikan Sekretariat Parpol PDIP, Theodorus Lari dari Konfirmasi Wartawan

Sebarkan artikel ini
Reporter: Arianto |  Editor: Redaksi
Miris! Dugaan Rujab Ketua DPRD Belu dijadikan Sekretariat Parpol PDIP, Theodorus Lari dari Konfirmasi Wartawan
Miris! Dugaan Rujab Ketua DPRD Belu dijadikan Sekretariat Parpol PDIP, Theodorus Lari dari Konfirmasi Wartawan

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

Miris! Dugaan Rujab Ketua DPRD Belu dijadikan Sekretariat Parpol PDIP, Theodorus Lari dari Konfirmasi Wartawan

BELU, RFC – DPRD Belu, Theodorus Manehitu Djuang, menolak untuk klarifikasi terkait pemberitaan penggunaan rumah jabatan sebagai sekret DPC PDIP.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

Ketika dikonfirmasi Media terhadap yang bersangkutan memakai rumah jabatan (rujab) ketua DPRD sebagai sekret PDIP, dia enggan menjawab.

Baca Juga :  Keluarga Fransiskus Xaverius Asten Penuhi Panggilan Polda NTT, Kuasa Hukum Minta Penelusuran Mendalam

Dia menjawab, pertanyaan wartawan bahwa silakan tulis. Itu tidak terpengaruh bagi dirinya

“Silakan tulis, saya tidak mau menanggapi berita itu,” kata ketua DPRD saat dikonfirmasi melalui telepon via WhatsApp, sekira pukul 01:05 WITA pagi.

Baca Juga :  Breaking News:Patung Bunda Maria Diarak Menembus Arus Kali Numponi, Umat Stasi Dasin Bertaruh Keselamatan Karena Ketiadaan Jembatan

Ditanya lebih lanjut terkait penggunaan rumah jabatan tersebut, dirinya hanya menjawab silakan (artinya tulis saja). Ini menjadi suatu alasan klasik dalam jabatannya sebagai ketua DPRD tidak menghargai Wartawan.

Ketua DPRD seolah acuh tak acuh tidak menganggap itu sesuatu yang masalah serius dalam penggunaan rujab tersebut.

Baca Juga :  Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Untuk PON 2028, Pemerintah Pusat Siap Membangun Stadion Nasional di NTT

Sedangkan fakta yang terjadi dan dirasakan rakyat hari ini adalah, kesengsaraan merajalela di pemerintahan kabupaten Belu. Aset negara dijadikan bisnis personal dalam kepentingan partai politik.

Example floating