Example floating
Example floating
Berita

Operasi Satgas di Raihat Diduga Brutal, Warga Babak Belur dan Nenek Ditodong Pistol

Avatar photo
×

Operasi Satgas di Raihat Diduga Brutal, Warga Babak Belur dan Nenek Ditodong Pistol

Sebarkan artikel ini
Reporter: Arianto |  Editor: Redaksi
Operasi Satgas di Perbatasan Diduga Brutal, Warga Babak Belur dan Nenek Ditodong Pistol
Potret luka memar Bagian kepala dan punggung korban

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

Operasi Satgas di Raihat Diduga Brutal, Warga Babak Belur dan Nenek Ditodong Pistol

BELU, RFC – Dugaan tindakan kekerasan oleh anggota Satuan Tugas (Satgas) terhadap warga di wilayah perbatasan Republik Indonesia–Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) menuai sorotan. Dua warga dilaporkan babak belur setelah diduga dipukul saat operasi penertiban barang ilegal yang dilakukan Satgas.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

Peristiwa tersebut diduga terjadi pada Minggu dini hari sekitar pukul 00.30 WITA (15/03/2026) di wilayah Besarin Lo’o Sekutren, Desa Tohe, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu

Baca Juga :  DAX NINDANA PHPT PMKRI SALATIGA SOROTI INKONSISTENSI PRABOWO SOAL RUPIAH DI TENGAH PELEMAHAN KURS

Informasi yang diperoleh Reformanews.com menyebutkan, insiden tersebut bermula ketika Satgas melakukan operasi terhadap aktivitas penyelundupan barang ilegal di wilayah perbatasan.

Dalam operasi itu, aparat mencurigai sejumlah warga yang diduga membawa barang dari wilayah RDTL ke Indonesia.

Baca Juga :  Diduga Tolak Periksa Berkas Calon Sekdes karena Kritik Pemerintah Desa, Warga Loonuna Minta Bupati Belu dan DPRD Turun Tangan

Menurut keterangan keluarga korban, kedua warga tersebut sempat ditangkap ketika sedang memikul dua bal pakaian bekas atau balpres.

Setelah itu, Satgas juga melakukan penggeledahan di rumah warga dan menemukan sekitar 13 bal barang serupa.

Example floating