Example floating
Example floating
Opini

Mahasiswa Bawa Mentan ke Alor, Para Wakil Rakyat Patut Berkaca

Avatar photo
×

Mahasiswa Bawa Mentan ke Alor, Para Wakil Rakyat Patut Berkaca

Sebarkan artikel ini
Reporter: amor |  Editor: admin
Mahasiswa Bawa Mentan ke Alor, Para Wakil Rakyat Patut Berkaca

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

Petani berbicara tentang air dan bibit.

Masyarakat desa berbicara tentang jalan dan infrastruktur.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

Nelayan berbicara tentang sarana produksi.

Masyarakat berbicara tentang harga pangan dan lapangan pekerjaan.

Semua aspirasi itu penting.

Baca Juga :  Miris! Siswa SMPN Oenaek Terpaksa Buang Air di Hutan, Sekolah Masih Berdinding Bebak dan Tanpa WC

Tetapi aspirasi idealnya tidak berhenti sebagai catatan dalam laporan.

Aspirasi harus memiliki tindak lanjut.

Jika masyarakat mengeluhkan mahalnya harga beras, maka perlu ada upaya mencari tahu penyebabnya.

Jika petani kekurangan air, maka perlu ada solusi.

Baca Juga :  Pancasila Jangan Hanya Dikenang, Tetapi Dijalankan

Jika irigasi rusak, maka perlu dikawal perbaikannya.

Jika produksi pertanian rendah, maka perlu ada kebijakan yang mendorong peningkatan produksi.

Di sinilah fungsi para wakil rakyat menjadi penting.

Mereka memiliki ruang untuk mengawasi, mengawal kebijakan dan memperjuangkan kepentingan masyarakat melalui jalur konstitusional yang tersedia.

Baca Juga :  Menagih Janji di Atas Tanah Rakyat: Nestapa Gedung Polsek Raimanuk yang Terlupakan

Mentan Datang, Jangan Berhenti pada Seremoni

Kunjungan Menteri Pertanian ke Alor patut diapresiasi.

Namun, pekerjaan sesungguhnya justru dimulai setelah rombongan pemerintah meninggalkan Alor.

Example floating