Example floating
Example floating
Opini

Mahasiswa Bawa Mentan ke Alor, Para Wakil Rakyat Patut Berkaca

Avatar photo
×

Mahasiswa Bawa Mentan ke Alor, Para Wakil Rakyat Patut Berkaca

Sebarkan artikel ini
Reporter: amor |  Editor: admin
Mahasiswa Bawa Mentan ke Alor, Para Wakil Rakyat Patut Berkaca

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

Petani berbicara tentang air dan bibit.

Masyarakat desa berbicara tentang jalan dan infrastruktur.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

Nelayan berbicara tentang sarana produksi.

Masyarakat berbicara tentang harga pangan dan lapangan pekerjaan.

Semua aspirasi itu penting.

Baca Juga :  Langkah Kecil yang Menjadi Sejarah: Hukum, Pengabdian, dan Ketahanan UMKM di Era Digital

Tetapi aspirasi idealnya tidak berhenti sebagai catatan dalam laporan.

Aspirasi harus memiliki tindak lanjut.

Jika masyarakat mengeluhkan mahalnya harga beras, maka perlu ada upaya mencari tahu penyebabnya.

Jika petani kekurangan air, maka perlu ada solusi.

Baca Juga :  Terduga Akui Menjerat Sapi, Tiga Kali Mediasi Buntu, Gelar Perkara Akan Tentukan Dugaan Pasal 362 atau 406 KUHP

Jika irigasi rusak, maka perlu dikawal perbaikannya.

Jika produksi pertanian rendah, maka perlu ada kebijakan yang mendorong peningkatan produksi.

Di sinilah fungsi para wakil rakyat menjadi penting.

Mereka memiliki ruang untuk mengawasi, mengawal kebijakan dan memperjuangkan kepentingan masyarakat melalui jalur konstitusional yang tersedia.

Baca Juga :  Pancasila Jangan Hanya Dikenang, Tetapi Dijalankan

Mentan Datang, Jangan Berhenti pada Seremoni

Kunjungan Menteri Pertanian ke Alor patut diapresiasi.

Namun, pekerjaan sesungguhnya justru dimulai setelah rombongan pemerintah meninggalkan Alor.

Example floating