Ketika memiliki data dan gagasan, mahasiswa memiliki ruang untuk menyampaikannya.
Dan ketika suara tersebut disampaikan secara berani dan konstruktif, suara itu dapat mendapat perhatian dari pengambil kebijakan.
Inilah salah satu peran penting mahasiswa sebagai kekuatan moral dan intelektual bangsa.
Mahasiswa bukan hanya belajar untuk mendapatkan ijazah.
Mahasiswa juga harus mampu membaca persoalan masyarakat, menyampaikan kritik, menawarkan gagasan dan menjadi bagian dari solusi.
Para Wakil Rakyat Patut Berkaca
Sekali lagi, tulisan ini bukan untuk menyudutkan DPR atau DPRD.
Bukan pula untuk mengatakan bahwa para wakil rakyat tidak bekerja.
Ini adalah sebuah kritik dan refleksi.
Ketika rakyat memberikan mandat melalui pemilu, yang diberikan bukan sekadar suara.
Yang diberikan adalah kepercayaan.
Dan kepercayaan itu harus dijawab dengan kerja nyata.
Kursi parlemen bukan sekadar tempat duduk.
Ia adalah amanah.
Karena itu, kisah Adriano patut menghadirkan satu pertanyaan sederhana bagi para wakil rakyat:














