Example floating
Example floating
Opini

Mahasiswa Bawa Mentan ke Alor, Para Wakil Rakyat Patut Berkaca

Avatar photo
×

Mahasiswa Bawa Mentan ke Alor, Para Wakil Rakyat Patut Berkaca

Sebarkan artikel ini
Reporter: amor |  Editor: admin
Mahasiswa Bawa Mentan ke Alor, Para Wakil Rakyat Patut Berkaca

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma bahkan menyampaikan bahwa “Adriano sudah menuntun Bapak Menteri untuk datang ke Alor.”

Kalimat tersebut sederhana.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

Tetapi pesan demokrasinya sangat kuat.

Seorang mahasiswa yang tidak memiliki kursi kekuasaan ternyata mampu membuka ruang komunikasi hingga persoalan daerah mendapat perhatian langsung pemerintah pusat.

Baca Juga :  Tragedi YBR: Ketika Kemiskinan, Absennya Ayah, dan Negara yang Terlambat Bertindak Bertemu dalam Satu Nasib Anak

Bukan berarti seorang mahasiswa memiliki kewenangan lebih besar daripada lembaga negara.

Bukan pula berarti DPR dan DPRD tidak bekerja.

Tetapi kisah ini menunjukkan bahwa kekuatan sebuah aspirasi tidak selalu ditentukan oleh jabatan orang yang menyampaikannya.

Baca Juga :  Babak Baru Dugaan Pemalsuan Dokumen BOS SDK Manumuti, Muncul Nama Anak Kepala Sekolah sebagai Penjaga Sekolah yang Dipertanyakan Guru

Kadang-kadang yang dibutuhkan hanyalah keberanian, kepedulian dan kemampuan menyampaikan persoalan secara langsung kepada pengambil kebijakan.

Lalu, Apa yang Harus Dilakukan Para Wakil Rakyat?

Pertanyaan ini mungkin terdengar tajam.

Baca Juga :  Kasus Desa Spaha Harus Jadi Pemicu Reformasi Proses Pengaduan di Daerah

Namun, pertanyaan kritis adalah bagian dari demokrasi.

DPR dan DPRD memiliki mandat yang jauh lebih besar.

Mereka dipilih melalui pemilu.

Mereka memiliki fungsi legislasi, anggaran dan pengawasan.

Example floating