Example floating
Example floating
Opini

Mahasiswa Bawa Mentan ke Alor, Para Wakil Rakyat Patut Berkaca

Avatar photo
×

Mahasiswa Bawa Mentan ke Alor, Para Wakil Rakyat Patut Berkaca

Sebarkan artikel ini
Reporter: amor |  Editor: admin
Mahasiswa Bawa Mentan ke Alor, Para Wakil Rakyat Patut Berkaca

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma bahkan menyampaikan bahwa “Adriano sudah menuntun Bapak Menteri untuk datang ke Alor.”

Kalimat tersebut sederhana.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

Tetapi pesan demokrasinya sangat kuat.

Seorang mahasiswa yang tidak memiliki kursi kekuasaan ternyata mampu membuka ruang komunikasi hingga persoalan daerah mendapat perhatian langsung pemerintah pusat.

Baca Juga :  Spritualitas, Integritas, Kualitas Bernegara POLRI Membangun Negara Hukum Demokratis Konstitusional Indonesia

Bukan berarti seorang mahasiswa memiliki kewenangan lebih besar daripada lembaga negara.

Bukan pula berarti DPR dan DPRD tidak bekerja.

Tetapi kisah ini menunjukkan bahwa kekuatan sebuah aspirasi tidak selalu ditentukan oleh jabatan orang yang menyampaikannya.

Baca Juga :  Revitalisasi SMPN Numponi Rp3,25 Miliar Belum Tuntas, Enam Bulan Lewat Adendum Fasilitas Sekolah Masih Terbengkalai

Kadang-kadang yang dibutuhkan hanyalah keberanian, kepedulian dan kemampuan menyampaikan persoalan secara langsung kepada pengambil kebijakan.

Lalu, Apa yang Harus Dilakukan Para Wakil Rakyat?

Pertanyaan ini mungkin terdengar tajam.

Baca Juga :  Dari Keluarga Sederhana, Paskalis Wandelinus Nahak Menjelma Jadi Pejuang Pendidikan untuk Anak-Anak Malaka

Namun, pertanyaan kritis adalah bagian dari demokrasi.

DPR dan DPRD memiliki mandat yang jauh lebih besar.

Mereka dipilih melalui pemilu.

Mereka memiliki fungsi legislasi, anggaran dan pengawasan.

Example floating