Menurut Shamy, seluruh inovasi tersebut didesain untuk memberikan efisiensi maksimal serta meminimalkan hambatan birokrasi yang selama ini menjadi kritik publik.
Penghargaan yang diberikan oleh B-Universe ini sekaligus menjadi bentuk pengakuan dari sektor media terhadap keberhasilan ATR/BPN menerjemahkan agenda prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat reformasi birokrasi. Dalam sambutannya, Komisaris Utama B-Universe, Enggartiasto Lukita, menegaskan bahwa penghargaan tersebut diberikan kepada instansi dan pimpinan yang dinilai mampu menghadirkan inovasi konkret, terutama dalam memodernisasi layanan publik melalui teknologi.
“Saya sangat berterima kasih kepada semua penerima apresiasi, termasuk pimpinan kementerian dan lembaga yang berhasil menghadirkan inovasi, baik berupa aplikasi maupun terobosan lainnya. Ini adalah bentuk nyata penerjemahan perintah Presiden Prabowo,” ujar Enggartiasto.
Penghargaan tersebut tidak hanya menunjukkan keberhasilan ATR/BPN dalam mengimplementasikan sistem digital, tetapi juga memperkuat legitimasi institusi sebagai pelopor digitalisasi layanan pemerintah. Kehadiran pejabat tinggi negara seperti Menteri Koordinator PMK Pratikno, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia semakin menegaskan pentingnya agenda inovasi sebagai pilar pembangunan nasional.














