Example floating
Example floating
Hukum Kriminal

WALHI NTT: Kesejahteraan Tak Bisa Dibangun di Atas Kehancuran Lingkungan, Tambak Udang di Sumba Timur Diminta Ditinjau Kembali

Avatar photo
×

WALHI NTT: Kesejahteraan Tak Bisa Dibangun di Atas Kehancuran Lingkungan, Tambak Udang di Sumba Timur Diminta Ditinjau Kembali

Sebarkan artikel ini
Reporter: Amor |  Editor: Admin
WALHI NTT: Kesejahteraan Tak Bisa Dibangun di Atas Kehancuran Lingkungan, Tambak Udang di Sumba Timur Diminta Ditinjau Kembali

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

Sabana di Sumba Timur disebut bukan lahan kosong yang bebas dialihfungsikan. Kawasan itu memiliki fungsi ekologis penting, mulai dari menjaga tata air, menyimpan karbon, melindungi struktur tanah, hingga menjadi habitat berbagai flora dan fauna. Selain itu, sabana juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sebagai area penggembalaan ternak dan ruang budaya yang diwariskan secara turun-temurun.

Baca Juga :  Warga Rote Dijerat UU ITE Usai Kritik Akses Pantai, WALHI NTT: Jangan Sampai Hukum Membungkam Rakyat

WALHI menilai pembukaan ribuan hektar lahan untuk tambak udang berpotensi merusak sistem ekologis yang tidak tergantikan. Jika kerusakan terjadi, dampaknya tidak hanya dirasakan lingkungan, tetapi juga masyarakat yang selama ini bergantung pada kawasan tersebut.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

Staf Divisi Advokasi WALHI NTT, Yulianto Behar Nggali Mara, menyebut proyek ini memperlihatkan bagaimana kepentingan investasi kembali ditempatkan di atas keselamatan rakyat dan lingkungan.

Baca Juga :  Oknum ASN Diduga Serang Wartawan di Medsos, Pemda Malaka Diminta Lakukan Pembinaan

“Pembangunan semacam ini tidak bisa dibenarkan karena mengancam keberlanjutan sumber air, menghancurkan ekosistem sabana dan karst, serta memperbesar risiko krisis ekologis bagi masyarakat yang hidup di wilayah rentan kekeringan,” tegas Yulianto dalam keterangan tertulisnya.

Example floating