Ketua Senat Mahasiswa STKIP Betun Soroti Maraknya Jual Eceran Pertalite Rp20 Ribu per Liter
BELU, RFC – Ketua Senat Mahasiswa STKIP Sinar Pancasila Betun, Yohanes Seran, menyampaikan kekecewaan dan keprihatinannya terhadap kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang saat ini terjadi di Kabupaten Malaka.
Dalam wawancara dengan media Reformanews.com pada Sabtu (13/06/2026), Yohanes mempertanyakan melonjaknya harga Pertalite di tingkat masyarakat yang mencapai Rp20.000 per liter. Menurutnya, kondisi tersebut tidak masuk akal mengingat kenaikan harga yang terjadi secara resmi hanya berlaku pada jenis BBM tertentu.
“Kami mempertanyakan mengapa harga Pertalite di tingkat masyarakat bisa mencapai Rp20.000 per liter, padahal yang mengalami kenaikan harga adalah Pertamax. Ini sangat membebani masyarakat kecil yang setiap hari bergantung pada BBM untuk menjalankan aktivitas dan mencari nafkah,” tegas Yohanes.
Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya, sejumlah penjual BBM eceran di Kecamatan Rinhat, khususnya di Desa Webetun, menjual Pertalite dengan harga mencapai Rp20.000 per liter. Kondisi ini dinilai sebagai bentuk ketidakadilan yang merugikan masyarakat.














