Salak Busuk di Piring Anak PAUD: Bukan Hanya Buahnya, Sistemnya Juga Perlu Diperiksa
Malaka, Reformanews.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Presiden Prabowo Subianto, yang seharusnya menyehatkan anak-anak, justru memicu kekecewaan di Kabupaten Malaka, NTT.
Berdasarkan laporan yang dikutip dari AstaNTT.com pada 10 Maret 2026, ditemukan buah salak busuk dan berulat di PAUD Pelita Jaya, Desa Naimana, pada 25 Februari 2026.
Guru-guru segera menahan anak-anak agar tidak mengonsumsi buah yang rusak.
“Hidangan MBG yang ditunggu anak-anak berubah menjadi kekecewaan karena salak dalam kondisi busuk dan penuh ulat,” dikutip dari AstaNTT.com, 10 Maret 2026.
Ino Nahak, petugas Dapur IV Desa Naimana, membenarkan temuan tersebut dan memastikan buah berulat segera diganti dengan yang layak konsumsi.
Seorang anggota DPRD Malaka juga mengonfirmasi kejadian ini, sambil menegaskan dapur dimiliki oleh anaknya yang bergelar dokter, sehingga ia tidak terlibat langsung.
Kasus ini menjadi sorotan publik terkait pengawasan kualitas makanan dalam program MBG, terutama untuk anak-anak di wilayah terpencil seperti Malaka.














