Example floating
Example floating
Internasional

Keberhasilan Reforma Agraria Bergantung pada Kolaborasi Lintas Sektor, Tegas Dirjen Penataan Agraria Yulia Jaya Nirmawati

Avatar photo
×

Keberhasilan Reforma Agraria Bergantung pada Kolaborasi Lintas Sektor, Tegas Dirjen Penataan Agraria Yulia Jaya Nirmawati

Sebarkan artikel ini
Reporter: Putri B. |  Editor: Redaksi
keberhasilan, reforma, agraria, bergantung, pada, kolaborasi, lintas, sektor, tegas,dirjen, penataan, agraria, yulia, jaya, nirmawati

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

Tantangan dan Solusi Reforma Agraria di Indonesia

Dalam forum tersebut, Yulia juga menyoroti beberapa tantangan utama yang dihadapi Indonesia dalam reforma agraria, seperti ketimpangan kepemilikan tanah, pengelolaan lahan yang tidak efisien, serta tingginya angka sengketa tanah. Salah satu solusi yang ditawarkan oleh Dirjen Penataan Agraria adalah kebijakan Kebijakan Satu Peta, yang bertujuan untuk menyelaraskan peta penggunaan lahan antara kementerian dan sektor terkait guna mengurangi tumpang tindih pengelolaan tanah.

Selain itu, Yulia menekankan bahwa kolaborasi juga penting untuk memastikan manfaat reforma agraria dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama kelompok-kelompok yang berada di garis depan perjuangan hak atas tanah. “Kolaborasi lintas sektor ini akan memastikan bahwa masyarakat di tingkat bawah bisa merasakan manfaat dari reforma agraria, seperti akses yang lebih baik terhadap tanah yang sah dan produktif,” jelasnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

Peran Aktif Organisasi Masyarakat Sipil dan Akademisi

Dirjen Yulia juga menekankan pentingnya peran aktif organisasi masyarakat sipil (CSO) dan akademisi dalam proses reforma agraria. “Pemerintah membutuhkan masukan dari berbagai pihak, terutama CSO yang telah lama bekerja di lapangan, serta akademisi yang dapat memberikan perspektif berbasis data dan riset untuk memperbaiki kebijakan reforma agraria,” tuturnya.

Baca Juga :  Era Baru Pertanahan: Wamen Ossy Pastikan Digitalisasi Hadirkan Transparansi dan Akuntabilitas

Dalam kesempatan yang sama, hadir juga Budiman Sudjatmiko, Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan, dan Dewi Kartika, Sekretaris Jenderal Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), yang turut menggarisbawahi pentingnya partisipasi masyarakat dalam setiap tahapan reforma agraria. Mereka sepakat bahwa keberhasilan program reforma agraria hanya bisa tercapai jika ada kolaborasi nyata antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta.

Baca Juga :  Serahkan Ratusan Sertipikat ke Warga Eks Pejuang Timor Timur, AHY : Tanah adalah Kunci Kesejahteraan Rakyat!

Sebagai langkah nyata untuk memajukan reforma agraria, penandatanganan Joint Statement yang melibatkan perwakilan pemerintah, CSO, dan sektor terkait menjadi bukti komitmen bersama dalam menyelesaikan masalah agraria. Forum ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak kerja sama dan memastikan bahwa reforma agraria bisa berjalan sesuai dengan prinsip keadilan sosial, keberlanjutan, dan pemerataan.

Baca Juga :  Virus baru ditemukan di China : Ditularkan Melalui Kutu, Dapat Mempengaruhi Otak Manusia

Example floating