Example floating
Example floating
Hukum Kriminal

Ketika Pengabdian Kemanusiaan Dibalas Peluru di Papua, Sandiang Desak Pelaku Ditangkap dan Dihukum

Avatar photo
×

Ketika Pengabdian Kemanusiaan Dibalas Peluru di Papua, Sandiang Desak Pelaku Ditangkap dan Dihukum

Sebarkan artikel ini
Reporter: amor |  Editor: admin
Ketika Pengabdian Kemanusiaan Dibalas Peluru di Papua, Sandiang Desak Pelaku Ditangkap dan Dihukum

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

Bagi Sandiang, tragedi ini tidak sekadar persoalan kriminalitas. Ada persoalan kemanusiaan yang jauh lebih dalam ketika orang-orang yang sedang menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat justru kehilangan nyawa.

Mereka berangkat untuk menjalankan tugas negara. Mereka bukan membawa senjata untuk melakukan kekerasan, tetapi membawa pelayanan dan bantuan pangan bagi masyarakat. Sangat menyakitkan ketika pengabdian kemanusiaan justru dibalas dengan peluru,” kata Sandiang, Kamis (10/9/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

Menurutnya, kematian ketiga korban merupakan duka bagi keluarga, daerah asal, masyarakat Papua, NTT, Sulawesi Selatan, sekaligus seluruh bangsa Indonesia.

Baca Juga :  Polres TTU Disorot! PMKRI Kefamenanu Desak Penyelesaian Kasus Krusial

Anak Muda Tidak Boleh Diam

Sandiang menegaskan, generasi muda tidak boleh terbiasa melihat kekerasan sebagai sesuatu yang lumrah.
Menurutnya, keberanian anak muda untuk bersuara bukan bertujuan memperkeruh keadaan, tetapi menjadi bagian dari kontrol sosial agar negara tidak abai terhadap keselamatan rakyat dan para pengabdi negara.

Baca Juga :  Kasat Reskrim Polres Malaka Tegaskan Kasus Samuel Fahik Resmi Naik ke Tahap Penyidikan, Saksi Mangkir Akan Dijemput Paksa

Sebagai anak muda, kita tidak boleh terbiasa melihat kekerasan lalu menganggapnya sebagai sesuatu yang biasa. Nyawa manusia tidak boleh kehilangan nilainya hanya karena perbedaan wilayah, kepentingan, ataupun konflik yang terjadi,” tegasnya.

Example floating