Example floating
Example floating
Hukum Kriminal

Ketika Pengabdian Kemanusiaan Dibalas Peluru di Papua, Sandiang Desak Pelaku Ditangkap dan Dihukum

Avatar photo
×

Ketika Pengabdian Kemanusiaan Dibalas Peluru di Papua, Sandiang Desak Pelaku Ditangkap dan Dihukum

Sebarkan artikel ini
Reporter: amor |  Editor: admin
Ketika Pengabdian Kemanusiaan Dibalas Peluru di Papua, Sandiang Desak Pelaku Ditangkap dan Dihukum

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

Ketika Pengabdian Kemanusiaan Dibalas Peluru di Papua, Sandiang Desak Pelaku Ditangkap dan Dihukum

Kupang, ReformaNews.com — Mereka datang bukan untuk berperang. Mereka datang membawa tugas, pelayanan, dan tanggung jawab negara kepada masyarakat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

Namun, pengabdian itu justru berakhir tragis. Tiga aparatur sipil negara (ASN) Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, dilaporkan tewas dalam aksi penembakan di Distrik Muliama, Rabu (9/9/2026).

Baca Juga :  Andreas Hugo Pareira Dorong Kader PDI Perjuangan Merebut Kepemimpinan Malaka demi Kesejahteraan Rakyat

Ketiga korban masing-masing Willi Mbuik, CPNS Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya asal Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT); drh. Alfonsius Albinus Mehan, dokter hewan pada Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya asal Maumere, Kabupaten Sikka, NTT; serta Aprida Rapi, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya asal Toraja, Sulawesi Selatan.

Baca Juga :  Diguyur Hujan Deras, Semangat Dandim Belu Tak Surut: Kunker Perdana di Malaka Jadi Bukti Totalitas Pengabdian

Peristiwa tersebut kembali menyisakan luka dan keprihatinan. Duka juga datang dari pemuda dan mahasiswa asal Sumba Timur, Sandiang Kaya Ndapa Namung, yang mendesak aparat keamanan segera mengungkap kasus tersebut dan menangkap para pelaku.

Example floating