“Dari hati saya yang jujur, ini mantap. Ada kemajuan. Bravo Kementerian ATR/BPN,” katanya dengan nada puas.
Testimoni warga ini menunjukkan bahwa keberlanjutan layanan di hari libur tidak sekadar soal membuka loket, melainkan soal membangun kepercayaan publik. Dalam konteks pertanahan—sektor yang kerap dikritik karena lamban, berbelit, dan rawan sengketa—kehadiran layanan saat libur memberi sinyal perubahan cara pandang birokrasi.
Namun, kebijakan ini juga memunculkan pertanyaan kritis: apakah layanan pertanahan di hari libur Nataru merupakan langkah reformasi struktural, atau sekadar respons situasional untuk menjaga citra pelayanan publik?
Nataru: Publik Terlayani
Sepanjang 25–26 Desember 2025, masyarakat tercatat memanfaatkan layanan pertanahan yang dibuka di masa libur bersama nasional tersebut. ATR/BPN bahkan menjadwalkan pembukaan layanan lanjutan pada Kamis (01/01/2026), pukul 09.00–12.00 waktu setempat. Langkah ini menunjukkan adanya upaya menjaga kesinambungan pelayanan di tengah momentum libur panjang.














