“Kami membuka ruang kerja sama bagi UMKM yang bisa menyuplai kebutuhan hotel secara kontinu,” kata Junaidi.
Kerja sama ini bukan hanya soal transaksi ekonomi, tetapi juga bagian dari upaya membangun ekosistem pariwisata yang saling menguatkan.
Bagi pelaku usaha kecil, kemitraan dengan hotel dapat menjadi pintu masuk untuk memperluas pasar.
Sementara bagi hotel, produk lokal memberi nilai tambah yang memperkaya pengalaman tamu.
Hubungan yang terbangun pun tidak sekadar antara penjual dan pembeli, melainkan mitra yang saling mendukung pertumbuhan.
Pariwisata sebagai Ruang Harapan
Di wilayah seperti NTT, sektor pariwisata memiliki arti lebih dari sekadar industri.
Ia menjadi ruang harapan bagi banyak orang—dari petani yang memasok bahan makanan, pengrajin yang menjual produk lokal, hingga pekerja yang menggantungkan hidup pada sektor jasa.
Karena itu, menjaga ekosistem pariwisata berarti menjaga denyut ekonomi masyarakat.
Junaidi menegaskan bahwa hubungan yang dibangun hotel dengan berbagai pihak harus terus dirawat.
“Kita harus saling menjaga silaturahmi ini. Tidak hanya soal bisnis, tetapi juga saling membantu satu sama lain,” katanya.














