Diduga Mubazir, Proyek Air Minum Bermeteran di Harekakae Tak Pernah Dirasakan Warga
MALAKA, RFC– Proyek jaringan air minum bermeteran yang diduga bersumber dari program Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Malaka dikeluhkan warga karena hingga kini belum memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pantauan Reformanews.com, Minggu (8/3/2026) di lokasi menunjukkan instalasi meteran air telah terpasang di sekitar permukiman warga. Namun kondisi fasilitas tersebut terlihat terbengkalai, bahkan sebagian area tergenang air dan tidak menunjukkan adanya aliran air bersih yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Seorang warga Harekakae yang enggan menyebutkan namanya kepada media ini mengatakan bahwa proyek air minum tersebut sudah berulang kali dilakukan, namun hingga saat ini warga belum pernah merasakan manfaatnya.
Menurutnya, proyek tersebut diperkirakan telah mendapatkan anggaran pada beberapa tahun yang berbeda, yakni sekitar 2017, 2021, dan 2025. Namun meskipun pekerjaan sudah dilakukan beberapa kali, air tetap tidak mengalir secara berkelanjutan kepada masyarakat.














