Example floating
Example floating
Berita

Hidup di Rumah Tak Layak Huni, Mama Maria Berharap Uluran Tangan Pemkab Belu

Avatar photo
×

Hidup di Rumah Tak Layak Huni, Mama Maria Berharap Uluran Tangan Pemkab Belu

Sebarkan artikel ini
Reporter: Arianto |  Editor: Redaksi
Hidup di Rumah Tak Layak Huni, Mama Maria Berharap Uluran Tangan Pemkab Belu
Hidup di Rumah Tak Layak Huni, Mama Maria Berharap Uluran Tangan Pemkab Belu

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

Hidup di Rumah Tak Layak Huni, Mama Maria Berharap Uluran Tangan Pemkab Belu

 

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

BELU, RFC – Di tengah berbagai program bantuan sosial yang terus digulirkan pemerintah, masih ada warga yang hidup dalam kondisi serba terbatas dan jauh dari kata layak. Hal ini dialami oleh Maria Wagilda Bere, seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Dusun Obasan, Desa Duakoran, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu.

Baca Juga :  Gedung Lama Polsek Raimanuk di Dusun Oekofu, Desa Renrua Dibiarkan Kosong, Deni Manek: Kalau Tidak Digunakan, Lebih Baik Tanah Kami Dikembalikan

Kehidupan yang dijalani Mama Maria Wagilda Bere selama ini mencerminkan realitas yang masih dihadapi sebagian masyarakat di daerah. Meski telah menerima sejumlah bantuan dari pemerintah desa, kebutuhan mendasar berupa rumah layak huni hingga kini belum juga terpenuhi.

Baca Juga :  Miris! Dugaan Rujab Ketua DPRD Belu dijadikan Sekretariat Parpol PDIP, Theodorus Lari dari Konfirmasi Wartawan

Saat ditemui oleh media Reformanews.com pada 13 April 2026, Mama Maria menyampaikan keluh kesahnya dengan nada pilu. Raut wajahnya menunjukkan harapan yang besar, namun juga menyiratkan kelelahan akibat kondisi hidup yang tak kunjung berubah secara signifikan.

Baca Juga :  Dilantik Hari Ini, Camat Atambua Selatan Katarina Mura S.ip Tegaskan Komitmen Bangun Atambua Selatan Bersama Masyarakat

Ia mengungkapkan bahwa selama ini dirinya memang telah mendapatkan perhatian dari pemerintah desa dalam bentuk beberapa bantuan. Bantuan tersebut antara lain berupa ternak ayam, fasilitas WC, serta satu unit tempat penampungan air (viber) berkapasitas 1.100 liter.

Example floating