Example floating
Example floating
Opini

Langkah Kecil yang Menjadi Sejarah: Hukum, Pengabdian, dan Ketahanan UMKM di Era Digital

Avatar photo
×

Langkah Kecil yang Menjadi Sejarah: Hukum, Pengabdian, dan Ketahanan UMKM di Era Digital

Sebarkan artikel ini
Reporter: Arianto |  Editor: Redaksi
Langkah Kecil yang Menjadi Sejarah: Hukum, Pengabdian, dan Ketahanan UMKM di Era Digital
Langkah Kecil yang Menjadi Sejarah: Hukum, Pengabdian, dan Ketahanan UMKM di Era Digital

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

Langkah Kecil yang Menjadi Sejarah: Hukum, Pengabdian, dan Ketahanan UMKM di Era Digital

Penulis : Adi Papa Jefrianto Bondi, SH., C.A.P.S

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

BELU, RFC – Minggu, 19 April 2026, mungkin terlihat sebagai satu hari biasa dalam kalender. Namun, bagi sebagian orang, hari itu adalah penanda dari sebuah langkah kecil yang sesungguhnya memiliki makna besar dalam perjalanan panjang pengabdian. Sebab sejarah tidak selalu lahir dari peristiwa megah, tetapi kerap tumbuh dari kerja-kerja sunyi, dari ruang kelas menuju masyarakat, dari gagasan menuju tindakan nyata.

Baca Juga :  Di Antara Kemanusiaan dan Sorotan Publik: Ketika Para Pemimpin Turun Mencari Dito

Perjalanan itu dimulai dari bangku kuliah Strata Satu Hukum. Di fase awal tersebut, idealisme tumbuh bersama dinamika organisasi kampus, baik internal maupun eksternal. Dari ruang diskusi, forum advokasi, hingga aktivitas sosial, lahir pemahaman bahwa hukum bukan sekadar kumpulan pasal dalam buku tebal. Hukum hidup dalam perdebatan, negosiasi, keberanian menyampaikan pendapat, dan keberpihakan kepada kepentingan publik.

Baca Juga :  OPINI: Justitia di Ujung Tanjung Kerangan

Pengalaman organisasi memberi pelajaran penting tentang kepemimpinan, keberanian bersuara, dan tanggung jawab sosial. Sementara ruang kelas membangun fondasi logika, metodologi, dan nalar kritis. Perpaduan keduanya menjadi modal penting untuk memahami bahwa profesi hukum sejatinya tidak cukup hanya cerdas secara akademik, tetapi juga harus peka terhadap realitas sosial.

Example floating