Example floating
Example floating
Berita

PMKRI Atambua Desak Polres Belu Evaluasi Polsek Tasbar, Kasus Pengeroyokan Weklalenok Mandek

Avatar photo
×

PMKRI Atambua Desak Polres Belu Evaluasi Polsek Tasbar, Kasus Pengeroyokan Weklalenok Mandek

Sebarkan artikel ini
Reporter: Arianto |  Editor: Redaksi
PMKRI Atambua Desak Polres Belu Evaluasi Polsek Tasbar, Kasus Pengeroyokan Weklalenok Mandek
PMKRI Atambua Desak Polres Belu Evaluasi Polsek Tasbar, Kasus Pengeroyokan Weklalenok Mandek

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

PMKRI Atambua Desak Polres Belu Evaluasi Polsek Tasbar, Kasus Pengeroyokan Weklalenok Mandek

Belu,RFC – Gerakan Kemasyarakatan (Germas) PMKRI Atambua mendesak Polres Belu untuk mengevaluasi kinerja Polsek Tasifeto Barat (Tasbar) terkait lambannya proses penanganan kasus pengeroyokan yang terjadi di Weklalenok, Kecamatan Nanaet Dubesi.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

Kasus pengeroyokan tersebut terjadi pada 03 Januari 2026 dan telah dilaporkan secara resmi ke Polsek Tasifeto Barat dengan nomor laporan STPL/02/I/2026/Polsek Tasifeto Barat. Korban dalam peristiwa tersebut adalah Agustinus Moruk, yang akrab disapa Agus.

Baca Juga :  Sandalwood Memanggil: Kebangkitan Sanggar Ikonik Kefamenanu di Panggung Seni Timor

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pihak kepolisian telah memanggil empat orang terduga pelaku yang berinisial AM, RM, JM, dan RM untuk dimintai keterangan terkait kasus pengeroyokan tersebut.

Baca Juga :  Pemerintah Desa Weoe,Prioritaskan Rumah Layak Huni dan Bantuan bagi Lansia Maria Bano

Namun hingga saat ini, keempat terduga pelaku tidak pernah hadir memenuhi panggilan dari pihak kepolisian.

Menanggapi hal itu, Vegas selaku Germas PMKRI Atambua menilai proses penanganan kasus ini berjalan sangat lambat dan menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat.

Example floating