Pasar Motamasin Ramai Sejak Jumat Sore, Pedagang Keluhkan Karcis Retribusi Tanpa Tanggal dan Tanda Tangan Petugas
Malaka, Reformanews.com —Sore perlahan turun di langit Motamasin. Riuh pasar mulai menggeliat, menghadirkan denyut kehidupan bagi masyarakat kecil. Lapak-lapak sederhana berdiri rapat, para pedagang sibuk menata barang dagangan, sementara pembeli silih berganti datang mencari kebutuhan rumah tangga. Di tengah hiruk pikuk itu, tampak pula petugas yang berkeliling memberikan karcis retribusi kepada para pedagang.
Pasar mingguan Motamasin Wehali di wilayah Betun, Kabupaten Malaka, sejatinya dikenal berlangsung setiap hari Sabtu. Namun dalam praktiknya, aktivitas pasar sudah mulai hidup sejak Jumat sore. Kondisi ini justru memberi ruang bagi perputaran ekonomi masyarakat kecil untuk bergerak lebih cepat, karena para pedagang memiliki waktu lebih panjang untuk menjajakan dagangan mereka.
Di balik keramaian pasar yang menjadi sumber penghidupan bagi banyak keluarga kecil itu, sejumlah pedagang menyampaikan keluhan terkait karcis retribusi yang mereka terima.














