Example floating
Example floating
Pendidikan

AI dan Ancaman Erosi Berpikir Kritis, Undana Tekankan Peran Sosiologi

Avatar photo
×

AI dan Ancaman Erosi Berpikir Kritis, Undana Tekankan Peran Sosiologi

Sebarkan artikel ini
ai-dan-ancaman-erosi-berpikir-kritis-undana-tekankan-peran-sosiologi
AI dan Ancaman Erosi Berpikir Kritis, Undana Tekankan Peran Sosiologi

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

“Kurikulum OBE yang humanis tidak hanya mengajarkan how to use AI, tetapi how to critique AI,” kata Idham.

Menurut dia, kemampuan literasi data dan analisis kritis harus menjadi bagian dari Capaian Pembelajaran Lulusan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

Selain itu, pendidikan sosiologi perlu memperkuat kemampuan mahasiswa dalam melakukan rekayasa sosial dan pemecahan masalah kemasyarakatan dengan pendekatan yang tetap mengedepankan empati.

Baca Juga :  Kepsek SMPN Forekmodok Apresiasi Gerakan Literasi Evi Seran, Soroti Kebutuhan Mendesak Gedung Sekolah

Perkembangan AI tidak hanya menghadirkan persoalan teknis, tetapi juga persoalan sosial.

Teknologi dapat memengaruhi pola interaksi masyarakat, distribusi informasi, perilaku manusia, hingga cara masyarakat mengambil keputusan.

Baca Juga :  Kearifan Lokal Bersinar! Karya Tenun Siswi SMA Negeri Halioan Tampil Memukau di Perayaan HUT NTT ke-67

Dalam konteks tersebut, ilmu sosiologi memiliki ruang penting untuk memahami dampak sosial dari perkembangan teknologi.

Lulusan sosiologi diharapkan mampu membaca perubahan tersebut sekaligus memberikan perspektif mengenai aspek kemanusiaan, etika, dan keadilan sosial.

Baca Juga :  Balutan Kain Adat dan Semangat Kartini, Upacara 21 April di SMAN Halioan Sarat Makna

Dekan FISIP Undana, Prof. Dr. William Djani, M.Si., mengatakan AI perlu ditempatkan sebagai mitra berpikir dalam proses pendidikan.

Example floating