Example floating
Example floating
Opini

Career Anxiety (Kecemasan Karier)

Avatar photo
×

Career Anxiety (Kecemasan Karier)

Sebarkan artikel ini
Reporter: Chelsea Olyvia silaban |  Editor: Redaksi
career-anxiety-kecemasan-karier
Career Anxiety (Kecemasan Karier)

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

Selain itu, studi lain menemukan bahwa sekitar 42% mahasiswa mengalami kecemasan karier pada tingkat sedang, sementara sebagian lainnya berada pada tingkat tinggi.

Penelitian oleh Peter A. Creed, Wendy Patton, dan Michael Prideaux (2006) juga mengungkapkan bahwa kecemasan karier berkaitan erat dengan kurangnya kejelasan tujuan karier dan rendahnya kesiapan individu dalam menghadapi dunia kerja.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

Data-data tersebut menunjukkan bahwa kecemasan karier merupakan fenomena nyata dan cukup umum terjadi di kalangan mahasiswa, terutama menjelang masa kelulusan.

Baca Juga :  Dari Perbatasan untuk Negeri: Kami Hanya Butuh Sekolah Layak

Dampak Career Anxiety

Kecemasan karier yang tidak dikelola dengan baik dapat memberikan berbagai dampak negatif bagi mahasiswa. Salah satu dampak utama adalah kesulitan dalam mengambil keputusan karier. Mahasiswa yang terlalu cemas cenderung ragu dan tidak yakin dalam memilih jalan yang akan ditempuh.

Baca Juga :  Tragedi YBR: Ketika Kemiskinan, Absennya Ayah, dan Negara yang Terlambat Bertindak Bertemu dalam Satu Nasib Anak

Selain itu, kecemasan juga dapat menyebabkan menurunnya kepercayaan diri. Individu menjadi merasa tidak mampu, kurang kompeten, dan takut gagal. Dalam jangka panjang, hal ini dapat menghambat perkembangan potensi diri.

Example floating