Example floating
Example floating
Hukum Kriminal

Wilfrid Son Lau Desak Penyidik Gunakan Scientific Crime Investigation Ungkap Kematian Frans Asten

Avatar photo
×

Wilfrid Son Lau Desak Penyidik Gunakan Scientific Crime Investigation Ungkap Kematian Frans Asten

Sebarkan artikel ini
Reporter: Alfons |  Editor: Redaksi
wilfrid-son-lau-desak-penyidik-gunakan-scientific-crime-investigation-ungkap-kematian-frans-asten

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

Wilfrid Son Lau Desak Penyidik Gunakan Scientific Crime Investigation Ungkap Kematian Frans Asten

Belu, RFC – Lebih dari dua bulan sejak Fransiskus Xaverius Asten, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Belu, ditemukan meninggal dunia pada 9 November 2025, misteri penyebab kematiannya masih belum terurai. Waktu berjalan, tetapi kepastian hukum belum juga hadir. Publik bertanya-tanya: apa yang sebenarnya terjadi?

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

Kasus kematian pejabat publik ini telah ditangani Kepolisian Resor Belu. Namun hingga pertengahan Januari 2026, belum ada keterangan resmi yang menjelaskan sebab kematian almarhum secara terbuka kepada publik. Padahal, hasil autopsi disebut telah tersedia. Ketertutupan ini memantik spekulasi dan memperlebar ruang tafsir di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Diduga Lakukan Penelantaran Orang Dalam Rumah Tangga,Kuasa Hukum Desak Bupati Malaka Tindak Pj Desa Rabasa Haerain

Dalam konferensi pers di Atambua, Senin, 19 Januari 2026, tim kuasa hukum keluarga almarhum mendesak penyidik Polres Belu untuk mengubah pendekatan penyelidikan. Mereka meminta polisi meninggalkan cara konvensional dan beralih ke pola modern berbasis scientific crime investigation.

Example floating