Example floating
Example floating
Hukum Kriminal

Pertumpahan Darah Mengintai! GMNI NTT Desak PN Atambua Stop Eksekusi Rill Halifehan

Avatar photo
×

Pertumpahan Darah Mengintai! GMNI NTT Desak PN Atambua Stop Eksekusi Rill Halifehan

Sebarkan artikel ini
Reporter: Alfons |  Editor: Redaksi
pertumpahan-darah-mengintai-gmni-ntt-desak-pn-atambua-stop-eksekusi-rill-halifehan

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

“Belu adalah daerah perbatasan yang menjadi simbol toleransi, persaudaraan, dan hidup berdampingan. Konflik tanah ini tidak boleh berubah menjadi ajang pertumpahan darah. Itu akan merusak identitas sosial kita sebagai masyarakat yang menjunjung tinggi nilai foho-foho dan ain-metin,” tegas Bayu.

Baca Juga :  Mandat Baru, Semangat Baru: Bung Viki Tegaskan Persatuan GMNI NTT yang Utama

Ia mengkritik pendekatan koersif yang berpotensi memicu kekerasan, mengingat masyarakat masih memiliki ikatan emosional dan historis dengan tanah yang disengketakan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

GMNI: Negeri Harus Hadir, Pengadilan Harus Bijaksana

Baca Juga :  Dugaan Penelantaran Istri dan Anak: Keluarga Korban Resmi Laporkan Mahasiswa ke Polres Malaka

Bayu menekankan bahwa lembaga peradilan sebagai wakil negara harus hadir bukan hanya sebagai eksekutor putusan, tetapi juga sebagai penjamin perdamaian dan rasa keadilan masyarakat. Eksekusi yang dilakukan secara kaku tanpa penerimaan sosial hanya akan memperpanjang trauma dan memicu dendam antarwarga.

Baca Juga :  Di Penghujung Pemerintahan Presiden Joko Widodo, Menteri AHY Kembali Gebuk Mafia Tanah di Jawa Barat

“Kami mendesak pengadilan menggunakan pendekatan dialogis dan restoratif. Libatkan tokoh adat, pemerintah daerah, RT/RW, camat, tokoh gereja, dan semua unsur sebelum mengambil langkah hukum yang rawan melahirkan korban,” ujarnya.

Example floating