Dengan Mata Berkaca-kaca, Mama Martina Mencari Keadilan di Polres Malaka
BELU, RFC – Suasana haru menyelimuti halaman depan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Malaka pada Sabtu (11/04/2026). Seorang ibu rumah tangga (IRT) Mama Martina Rafu (38), warga Dusun Tualaran, Desa Babulu Selatan, Kecamatan Kobalima, tampak tak kuasa menahan air mata usai melaporkan dugaan penganiayaan yang dialaminya.
Dengan nada pilu dan mata yang berkaca-kaca, Mama Martina menyampaikan harapannya kepada aparat kepolisian agar kasus yang menimpanya segera diproses.
“Saya sudah lapor di Polres Malaka. Saya minta pihak kepolisian segera panggil terduga pelaku dan proses sesuai hukum yang berlaku,” ungkap Mama Martina kepada Reformanews.com di depan SPKT Polres Malaka.
Mama Martina juga mengungkapkan bahwa dirinya telah menjalani visum untuk kepentingan penyelidikan. Saat ini, ia masih menunggu hasil visum tersebut sebagai bagian dari proses hukum.
“Saya sudah visum, sekarang tinggal menunggu hasilnya. Saya berharap kasus ini cepat ditindaklanjuti,” tambahnya dengan suara bergetar.














