Example floating
Example floating
Hukum Kriminal

Janji Manis Bubble Tea Berujung Mimpi Buruk, FAP Law Firm Dampingi Korban TPPO ke Mabes Polri

Avatar photo
×

Janji Manis Bubble Tea Berujung Mimpi Buruk, FAP Law Firm Dampingi Korban TPPO ke Mabes Polri

Sebarkan artikel ini
Reporter: Alfons |  Editor: Redaksi
janji-manis-bubble-tea-berujung-mimpi-buruk-fap-law-firm-dampingi-korban-tppo-ke-mabes-polri
Janji Manis Bubble Tea Berujung Mimpi Buruk, FAP Law Firm Dampingi Korban TPPO ke Mabes Polri

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

Janji Manis Bubble Tea Berujung Mimpi Buruk, FAP Law Firm Dampingi Korban TPPO ke Mabes Polri

Jakarta, RFC Harapan meraih kehidupan lebih baik di negeri orang kerap menjadi mimpi banyak pekerja migran Indonesia. Namun, tidak jarang mimpi itu berubah menjadi jerat kejahatan perdagangan orang.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

Hal itulah yang dialami pasangan suami-istri asal Temanggung, Jawa Tengah, Sugiri Dwi Rohman dan Sumarti, yang akhirnya melaporkan dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) ke Bareskrim Polri. Laporan resmi tersebut dilakukan pada Senin (29/9/2025), dengan pendampingan dari Fidel Angwarmasse & Partners (FAP Law Firm).

Baca Juga :  Apresiasi Disertai Kritik: BEM STISIP Fajar Timur Ingatkan Pemkab Belu Jangan Tunggu Tekanan Publik Baru Perbaiki Jalan

Awalnya, Sugiri dan Sumarti dijanjikan pekerjaan di Taiwan dengan biaya Rp7,5 juta per orang. Perekrut berinisial AM mengiming-imingi keduanya bahwa proses keberangkatan hanya butuh waktu 7–14 hari. Karena percaya, mereka menyetorkan Rp15 juta langsung ke rekening atas nama AM. Namun, janji itu tak kunjung terealisasi.

Baca Juga :  PN Atambua Diminta Hati-Hati, Kuasa Hukum Ungkap Banyak Kejanggalan dalam Penetapan Eksekusi

Sebulan lebih tanpa kejelasan, AM kembali menghubungi Sugiri dan Sumarti. Kali ini, ia menawarkan pekerjaan sebagai tester bubble tea di Vietnam. Dengan narasi yang meyakinkan, AM menyebut pekerjaan tersebut mudah, santai, bahkan memungkinkan pasangan bekerja bersama. Tak hanya itu, AM juga menyebutkan adanya fasilitas tempat tinggal, gaji mingguan, hingga uang saku untuk kebutuhan sehari-hari.

Example floating