Example floating
Example floating
Hukum Kriminal

Warga Flores–Lembata Tolak Forum Geothermal

Avatar photo
×

Warga Flores–Lembata Tolak Forum Geothermal

Sebarkan artikel ini
Reporter: amor |  Editor: admin
file 000000007fdc81fa9933c7edb4e5bdd0

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

Kelima, menuntut Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, PT PLN (Persero), dan seluruh pihak terkait untuk menghentikan segala bentuk pemaksaan, menghentikan intimidasi terhadap masyarakat, serta mencabut seluruh izin proyek geothermal di wilayah Flores dan Lembata tanpa syarat.

Di akhir surat, warga menegaskan bahwa keputusan mereka sudah final.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

“Tanah adalah ibu kami. Ibu kami tidak untuk dijual, tidak untuk didiskusikan, dan tidak untuk di-geothermal-kan. Keluar dari tanah ulayat kami.”

Baca Juga :  Kejari Lembata Gempur Korupsi Pendidikan: Dua Pelaku Skandal DAK SLBN Lewoleba Ditahan

Surat terbuka tersebut ditandatangani atas nama Jejaring Komunitas Tolak Geothermal Flores–Lembata, yang terdiri dari komunitas Atakore, Atadei, Oka Ile Ange, Detusoko, Kombandaru, Lesugolo, Sokoria, Mataloko, Nage, Nagekeo, Poco Leok, dan Wae Sano.

Baca Juga :  Kapolres Malaka Pastikan Senin Saksi Dugaan Pengeroyokan Anggota GEMMA Dipanggil

Surat itu pada akhirnya bukan sekadar penolakan terhadap sebuah proyek. Ia adalah cermin kegelisahan masyarakat yang merasa tanah, air, dan ruang hidupnya berada di persimpangan antara agenda pembangunan dan hak untuk tetap hidup di tanah leluhur. Di balik setiap kalimatnya tersimpan harapan agar pembangunan tidak hanya mengejar angka investasi dan kebutuhan energi, tetapi juga menghormati martabat manusia, kelestarian lingkungan, serta hak-hak masyarakat adat. Sebab bagi mereka, kemajuan sejati bukanlah ketika listrik menyala lebih terang, melainkan ketika rakyat dapat hidup tenang di tanah yang diwariskan leluhurnya.

Example floating