Example floating
Example floating
Hukum Kriminal

Kasus Pengeroyokan Warga Fatuoin hingga Luka Berat Didesak Ditangani Serius Polres TTU

Avatar photo
×

Kasus Pengeroyokan Warga Fatuoin hingga Luka Berat Didesak Ditangani Serius Polres TTU

Sebarkan artikel ini
Reporter: Amor |  Editor: Admin
Kasus Pengeroyokan Warga Fatuoin hingga Luka Berat Didesak Ditangani Serius Polres TTU

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

“Mereka minta sopi itu untuk diminum, tapi saya tidak kasih. Saya bilang tidak bisa karena itu untuk bapa saya di rumah. Kalau habis saya juga tidak punya uang untuk beli lagi,” tuturnya.

Penolakan tersebut diduga memicu kemarahan salah seorang terduga pelaku, yakni Yogi Neonbeni. Korban mengaku tiba-tiba dipukul dari belakang menggunakan botol kaca.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

“Tiba-tiba Yogi Neonbeni pukul saya dari belakang menggunakan botol kaca tepat di kepala,” ujar Yohanes.

Baca Juga :  Pemdes Haumeni Perkuat Kapasitas Kader Posyandu, Wujudkan Generasi Sehat dan Bebas Stunting di Tapal Batas

Merasa terancam karena pelaku masih memegang pecahan botol, Yohanes kemudian berusaha melarikan diri untuk menyelamatkan diri. Ia bahkan mendatangi salah satu rumah warga di sekitar lokasi dan meminta pertolongan.

Baca Juga :  Polres TTU Tegaskan Penetapan Delapan Tersangka Kasus Fafinesu Berdasarkan Alat Bukti, Respons Pernyataan Kuasa Hukum SS

“Saya lari sampai di depan rumah Om Vester Leu. Saya pukul-pukul pintu rumah itu minta tolong supaya bisa masuk, tetapi pintunya tidak dibuka,” ungkapnya.

Namun upaya menyelamatkan diri itu tidak berhasil. Saat hendak kembali melarikan diri, korban mengaku telah dikepung oleh enam orang pria yang kemudian melakukan pengeroyokan.

Baca Juga :  Ikatan Mahasiswa Kanokar Liurai Kupang Desak Polisi Segera Tuntaskan Kasus Dugaan Penjeratan Sapi di Malaka

“Saya mau lari lagi, tetapi mereka sudah kerumuni saya. Mereka langsung pukul saya sampai jatuh,” katanya.

Example floating