Example floating
Example floating
Hukum Kriminal

Kasus Pengeroyokan Warga Fatuoin hingga Luka Berat Didesak Ditangani Serius Polres TTU

Avatar photo
×

Kasus Pengeroyokan Warga Fatuoin hingga Luka Berat Didesak Ditangani Serius Polres TTU

Sebarkan artikel ini
Reporter: Amor |  Editor: Admin
Kasus Pengeroyokan Warga Fatuoin hingga Luka Berat Didesak Ditangani Serius Polres TTU

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

Korban menyebut jumlah pelaku yang mengeroyok dirinya mencapai enam orang. Dari seluruh pelaku, ia hanya mengenali satu orang, yakni Yogi Neonbeni, sedangkan lima orang lainnya tidak dikenalnya.

“Mereka ada enam orang. Yang saya kenal hanya Yogi Neonbeni. Lima orang lainnya saya tidak kenal,” ujarnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

Menurut pengakuannya, pengeroyokan terus berlangsung hingga dirinya terjatuh dan kehilangan kesadaran di depan rumah warga tersebut.

Baca Juga :  Melkianus Conterius Seran Bawa DPC PERADI Atambua Selangkah Lebih Maju, RAC 2026 Pertama Digelar di NTT

“Mereka pukul saya sampai jatuh dan pingsan di depan rumah Om Vester Leu. Setelah itu saya sudah tidak sadar lagi dan tidak ingat apa-apa,” tuturnya.

Kesadaran Yohanes baru kembali ketika dirinya telah berada di Rumah Sakit Ben Mboi Kupang. Ia mengaku tidak mengetahui bagaimana proses evakuasi maupun siapa yang membawanya ke fasilitas kesehatan.
“Saya mulai sadar lagi saat sudah ada di rumah sakit di Kupang,” katanya.

Baca Juga :  Kematian Samuel Fahik Memasuki Tahap Krusial, Polres Malaka Kantongi Dua Alat Bukti

Korban juga mengaku tidak mengetahui kondisi sepeda motornya setelah kejadian tersebut karena saat itu dirinya sudah tidak sadarkan diri.

Lebih lanjut, Yohanes mengaku heran dengan peristiwa yang menimpanya. Ia menegaskan bahwa selama ini tidak pernah memiliki persoalan pribadi dengan para terduga pelaku, termasuk dengan Yogi Neonbeni yang masih memiliki hubungan kekeluargaan dengannya.

Example floating