Dalam konteks perubahan iklim, volatilitas harga komoditas, dan keterbatasan infrastruktur, tekanan kecil bisa berdampak besar. Penurunan NTP bukan sekadar statistik, tetapi refleksi dari realitas sosial-ekonomi rumah tangga petani.
Jika kebijakan tidak segera merespons tren ini, angka 101,55 bisa menjadi sekadar catatan masa lalu—penanda waktu ketika petani NTT masih sempat bertahan, sebelum beban biaya hidup akhirnya melampaui kemampuan mereka untuk mengimbanginya.













