Di bawah terik matahari, loreng menyatu dengan kebun. Peluh yang jatuh bukan sekadar kerja fisik, tetapi simbol kebersamaan dan kepedulian. Prajurit dan warga bekerja berdampingan, membuktikan bahwa menjaga negeri bukan hanya soal senjata, melainkan juga tentang hati yang tulus membantu sesama.
Kegiatan ini sebagaimana tertuang dalam rilisan resmi yang diterima media ini pada Kamis (19/02/2026), menjadi bagian dari komitmen Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penjaga perbatasan, tetapi juga sebagai sahabat dan penguat harapan rakyat.
Scroll Untuk Lanjut Membaca
Advertising
Di tapal batas negeri, TNI membuktikan: Indonesia dijaga bukan hanya dengan kekuatan, tetapi juga dengan kepedulian












