Minyak Tanah Mulai Langka di Kota Betun, Warga Keluhkan Sulitnya Cari Bahan Masak
Malaka, Reformanews.com — Kelangkaan minyak tanah mulai dikeluhkan warga Kota Betun, Kabupaten Malaka. Dalam dua pekan terakhir, bahan bakar rumah tangga tersebut disebut semakin sulit ditemukan di kios-kios, bahkan harganya ikut melonjak hingga Rp10 ribu per liter. Kondisi ini mulai membuat masyarakat resah karena minyak tanah masih menjadi kebutuhan utama untuk memasak setiap hari.
Monika, seorang warga Dusun Misi, Desa Wehali, Kecamatan Malaka Tengah, yang ditemui media ini pada Minggu (24/5/2026), mengaku kesulitan mendapatkan minyak tanah meski sudah berkeliling mencari dari kios ke kios.
“Tadi kami cari ke mana-mana semua kios tapi tidak ada. Selama dua minggu terakhir memang mulai langka, tapi masih ada sedikit walaupun harga sudah Rp10 ribu. Namun hari ini saya cari benar-benar tidak dapat,” keluh Monika.
Dengan wajah penuh kecewa, Monika mengatakan dirinya mulai mencari minyak tanah sejak pukul 14.00 WITA, namun hampir semua kios yang didatangi memberikan jawaban yang sama: stok habis. Ia menduga ada warga yang membeli dalam jumlah banyak sejak pagi sehingga masyarakat lain tidak kebagian.














