Example floating
Example floating
Berita

Mulai 17 Agustus, 17 Kantah Terapkan Peralihan Hak Terintegrasi, Balik Nama Sertipikat Maksimal 10 Hari

Avatar photo
×

Mulai 17 Agustus, 17 Kantah Terapkan Peralihan Hak Terintegrasi, Balik Nama Sertipikat Maksimal 10 Hari

Sebarkan artikel ini
mulai-17-agustus-17-kantah-terapkan-peralihan-hak-terintegrasi-balik-nama-sertipikat-maksimal-10-hari
Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

“Asas kita melakukan inovasi ini adalah memberikan kepastian sama masyarakat,” katanya.

Skema Peralihan Hak Terintegrasi dirancang melalui tiga tahapan utama yang melibatkan pemerintah daerah, Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT), dan Kantor Pertanahan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

Tahap pertama adalah verifikasi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) oleh pemerintah daerah dengan batas waktu tiga hari.

Baca Juga :  Krisis Pelayanan Kesehatan di Belu, Ketua BEM STISIP Fajar Timur Soroti Lemahnya Tata Kelola Pemda

Kementerian ATR/BPN menerapkan pendekatan fiktif positif dalam tahapan tersebut. Artinya, apabila pemerintah daerah tidak memberikan verifikasi dalam waktu tiga hari, permohonan dianggap telah disetujui.

Setelah itu, proses berlanjut pada tahap kedua, yakni pembuatan Akta Jual Beli (AJB) oleh PPAT dengan batas waktu maksimal dua hari.

Baca Juga :  Empat Pilar Kesuksesan di Dunia Kerja, Pesan Wakil Menteri Raja Juli Antoni kepada Lulusan UMM

Tahap ketiga merupakan pemrosesan berkas permohonan di Kantor Pertanahan yang ditargetkan selesai paling lama lima hari.

Dengan pembagian waktu tersebut, keseluruhan proses Peralihan Hak Terintegrasi ditargetkan rampung dalam waktu maksimal 10 hari.

Baca Juga :  Jalan Amblas di Dusun Haliamanas Ancam Keselamatan Warga, Masyarakat Minta Perhatian Serius Pemerintah

Skema ini menjadi penting karena proses balik nama sertipikat selama ini melibatkan sejumlah tahapan dan instansi. Dengan integrasi proses dan batas waktu yang jelas, pemerintah berupaya mengurangi ketidakpastian yang dirasakan masyarakat.

Example floating