Example floating
Example floating
Berita

Kapasitas Terminal Mini, Parkir Liar Merajalela di Kota Soe

Avatar photo
×

Kapasitas Terminal Mini, Parkir Liar Merajalela di Kota Soe

Sebarkan artikel ini
Reporter: Maklon Efi |  Editor: Redaksi
kapasitas-terminal-mini-parkir-liar-merajalela-di-kota-soe

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

Reformanews.com, Soe – ibu kota Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur, kini tengah menghadapi krisis parkir. Keterbatasan kapasitas Terminal Kota Soe yang hanya mampu menampung 22 kendaraan per sesi parkir telah memicu maraknya parkir liar di berbagai titik jalanan kota. Ledakan jumlah kendaraan, terutama angkutan umum dan pribadi, menuntut solusi jangka panjang yang belum kunjung datang.

Baca Juga :  Dugaan kerbau Curian dari Timor Leste Masuk Indonesia, Warga dan Oknum Pamtas Ailala Disinyalir Terlibat

Dalam wawancara eksklusif, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten TTS, Apolos Banunaek, SE, mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi transportasi di Kota Soe.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

Ia menegaskan bahwa keterbatasan fasilitas parkir resmi menjadi akar permasalahan memburuknya tata kelola lalu lintas dan keberadaan parkir liar yang tak terkendali.

Baca Juga :  Perkuat Tata Kelola Organisasi, Frederikus Seran Bekali Fungsionaris PMKRI Atambua Materi Kesekretariatan

“Kapasitas tampung di Terminal Kota Soe itu hanya 22 kendaraan per sekali parkir. Sementara jumlah kendaraan kita, khususnya angkutan umum, sudah belasan ribu. Tidak cukup untuk ditampung,” jelas Apolos.

Terminal Kota Soe saat ini masih berstatus sebagai Terminal Tipe C, yakni terminal pelayanan lokal yang diperuntukkan bagi angkutan dalam kota atau antar kabupaten. Namun, dengan pesatnya pertumbuhan kendaraan di TTS, terutama di Kota Soe sebagai pusat aktivitas ekonomi dan pemerintahan, kapasitas terminal tersebut kini tidak lagi relevan.

Example floating