Menurut Simplysius, ketiga nilai tersebut menjadi landasan penting bagi mahasiswa Katolik dalam mempersiapkan diri untuk terlibat secara aktif di tengah masyarakat.
Sementara itu, materi kedua disampaikan oleh Anjelina Roswita Burak selaku Bendahara Umum PMKRI Cabang Atambua. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya kaum muda Katolik untuk mampu berpikir kritis, bertindak, peduli dalam mengabdi serta menjaga integritas.
Ia menjelaskan bahwa generasi muda tidak cukup hanya memiliki pengetahuan dan kemampuan akademik, tetapi juga harus mampu membaca persoalan yang terjadi secara kritis serta berani mengambil tindakan nyata.
Selain itu, kepedulian terhadap sesama dan kesiapan untuk mengabdikan kemampuan bagi kepentingan masyarakat juga menjadi hal penting yang harus dimiliki oleh mahasiswa.
Menurut Anjelina, semua itu harus dibangun dengan integritas, yaitu adanya keselarasan antara pikiran, perkataan dan tindakan dalam kehidupan sehari-hari.
Materi ketiga kemudian disampaikan oleh Caitano Menezes Vegas selaku Presidium Hubungan Masyarakat Katolik PMKRI Cabang Atambua.














