Example floating
Example floating
Berita

BEM STISIP Fajar Timur Atambua Kritik Bupati Belu, Nilai Anggaran Daerah Lebih Banyak Dihabiskan untuk Seremoni

Avatar photo
×

BEM STISIP Fajar Timur Atambua Kritik Bupati Belu, Nilai Anggaran Daerah Lebih Banyak Dihabiskan untuk Seremoni

Sebarkan artikel ini
Reporter: Arianto |  Editor: Redaksi
BEM STISIP Fajar Timur Atambua Kritik Bupati Belu, Nilai Anggaran Daerah Lebih Banyak Dihabiskan untuk Seremoni
Potret Ketua BEM STISIP Fajar Timur Atambua dan Bupati Belu ( Wilfridus kali dan Wilibrodus Lai )

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

 

“Yang lebih memprihatinkan adalah ketika pemerintah terus berbicara tentang pembangunan, sementara banyak kebutuhan dasar masyarakat yang belum terselesaikan. Ini menunjukkan lemahnya kemampuan pemerintah dalam menentukan prioritas pembangunan,” katanya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

 

Baca Juga :  Jelang HUT RI ke-81, Kecamatan Raimanuk Gelar Penilaian Lomba Posyandu, Dorong Promosi Kegiatan Kesehatan

Ia juga mengingatkan agar penggunaan anggaran daerah tidak diarahkan untuk kepentingan pencitraan semata, melainkan benar-benar difokuskan untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang saat ini masih menghadapi berbagai tantangan hidup.

 

Baca Juga :  Ironi Daerah Pesisir: Laut Luas, Kontribusi Minim bagi PAD Kabupaten Kupang

“Jangan sampai uang rakyat dihabiskan untuk memenuhi ambisi pencitraan, sementara rakyat dibiarkan berjuang sendiri menghadapi kesulitan hidup. Pemerintah harus sadar bahwa jabatan bukan panggung pertunjukan, melainkan amanah untuk menyelesaikan persoalan masyarakat,” lanjutnya.

Baca Juga :  GMNI Belu Kritik Aksi Mogok Dokter: “Pelayanan Rakyat Tidak Boleh Dikorbankan”

 

Atas dasar itu, BEM STISIP Fajar Timur Atambua mendesak DPRD Kabupaten Belu untuk menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal dan melakukan evaluasi terhadap penggunaan anggaran daerah agar lebih tepat sasaran.

Example floating