PMKRI menegaskan bahwa sikap ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap keberlangsungan pelayanan kesehatan di Kabupaten Belu agar tetap berjalan optimal dan tidak merugikan masyarakat luas.
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen RSUD Mgr. Gabriel Manek maupun dokter spesialis yang melakukan aksi mogok masih berupaya dikonfirmasi untuk memberikan keterangan resmi terkait polemik tersebut.













