Example floating
Example floating
Berita

PMKRI Kutuk Keras Mogok Dokter Spesialis RSUD Mgr. Gabriel Manek, Desak Sanksi Tegas

Avatar photo
×

PMKRI Kutuk Keras Mogok Dokter Spesialis RSUD Mgr. Gabriel Manek, Desak Sanksi Tegas

Sebarkan artikel ini
Reporter: Arianto |  Editor: Redaksi
PMKRI Kutuk Keras Mogok Dokter Spesialis RSUD Mgr. Gabriel Manek, Desak Sanksi Tegas
PMKRI Kutuk Keras Mogok Dokter Spesialis RSUD Mgr. Gabriel Manek, Desak Sanksi Tegas

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

“Dalam sumpah dokter sangat jelas bahwa keselamatan pasien adalah yang utama. Ketika pelayanan dihentikan karena mogok, maka itu sudah mencederai sumpah profesi yang seharusnya dijunjung tinggi,” lanjutnya.

PMKRI dalam pernyataannya juga menyatakan dukungan penuh kepada Bupati Belu dalam mengambil langkah penyesuaian atau penurunan insentif dokter spesialis di RSUD Mgr. Gabriel Manek. Kebijakan tersebut dinilai sebagai bagian dari upaya efisiensi anggaran daerah yang harus dipahami oleh seluruh ASN.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

“Kami mendukung langkah Bupati Belu dalam melakukan efisiensi anggaran, termasuk penurunan insentif dokter spesialis. Ini adalah kebijakan pemerintah yang harus dihormati,” ujarnya.

Baca Juga :  Kapasitas Terminal Mini, Parkir Liar Merajalela di Kota Soe

Selain itu, PMKRI membandingkan sikap dokter spesialis yang melakukan mogok dengan tenaga kesehatan lain seperti bidan dan perawat yang tetap menjalankan tugas meskipun dengan gaji dan insentif yang relatif kecil.

Baca Juga :  Penjabat Gubernur NTT: Rakorda MUI Jadi Titik Kebangkitan MUI dalam Penguatan Kualitas Umat

“Masih banyak tenaga kesehatan seperti bidan dan perawat yang tetap setia melayani masyarakat meskipun dengan penghasilan terbatas. Seharusnya dokter spesialis dapat mencontoh dedikasi mereka, bukan justru meninggalkan tanggung jawab,” tambahnya.

Example floating