Reformanews.Com, Kota Kupang – Di tengah panasnya situasi politik menjelang pemilihan gubernur dan wakil gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), masyarakat Timor kembali menjadi pusat perhatian. Tak hanya sebagai pemilih, mereka sering kali menjadi pilar yang menopang karier politik para calon pemimpin.
Namun, pertanyaan mendalam kini muncul: apakah pengorbanan mereka hanya menjadi lilin bagi pemimpin yang ambisius, atau akan membuahkan kepercayaan pada pemimpin yang setia dan berkomitmen untuk membangun daerah?
Lilin Pengorbanan: Simbol Dukungan Tanpa Batas
Sejak dahulu, orang Timor dikenal sebagai masyarakat yang loyal. Mereka memiliki komitmen yang kuat untuk mendukung sosok-sosok yang dianggap sebagai representasi harapan dan masa depan NTT.
Filosofi “lilin” yang kerap digunakan menggambarkan bagaimana masyarakat rela “meleleh” demi menerangi langkah pemimpin yang dipercaya bisa membawa perubahan. Mereka mendukung dengan ikhlas, bahkan saat mereka sendiri kerap diabaikan dalam banyak aspek pembangunan.














