Dalam sambutan pembukanya, Korwas SMA/SMK Kabupaten Malaka, Yulius Seran Bria menegaskan bahwa FLS3N dan O2SN bukan sekadar ajang lomba, tetapi wadah strategis dalam membentuk karakter generasi muda.
“FLS3N adalah perwujudan ekspresi seni dan budaya setiap individu. Ini adalah ajang talenta yang sesungguhnya dari anak-anak kita sebagai generasi berkarakter,” ujarnya.
Menurutnya, pelaksanaan FLS3N yang digelar bersamaan dengan O2SN menjadi momentum penting dalam mengembangkan potensi siswa secara menyeluruh.
Ia menjelaskan, O2SN mencerminkan empat aspek pembentukan karakter, yakni olah pikir, olah hati, olah rasa, dan olah raga.
“Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang kreatif, berkarakter, dan memiliki daya saing,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia FLS3N tingkat SMA Kabupaten Malaka Tahun 2026, Debora Bulu menekankan pentingnya pembinaan karakter sejak usia remaja.
Ia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan ajang ini untuk mengekspresikan kreativitas seni dan budaya secara maksimal.














