Example floating
Example floating
Opini

Refleksi 140 Tahun Kota Kupang: Otonomi sebagai Tanggung Jawab Publik, Bukan Sekadar Kewenangan

Avatar photo
×

Refleksi 140 Tahun Kota Kupang: Otonomi sebagai Tanggung Jawab Publik, Bukan Sekadar Kewenangan

Sebarkan artikel ini
Reporter: YB |  Editor: Redaksi
refleksi-140-tahun-kota-kupang-otonomi-sebagai-tanggung-jawab-publik-bukan-sekadar-kewenangan
Refleksi 140 Tahun Kota Kupang: Otonomi sebagai Tanggung Jawab Publik, Bukan Sekadar Kewenangan. Foto: PKP_eman hala/jacky mure

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

Refleksi 140 Tahun Kupang: Otonomi sebagai Tanggung Jawab Publik, Bukan Sekadar Kewenangan

Oleh: Yoseph Paun S. Bataona, S.H., (Wartawan Senior) Sekretaris Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) NTT

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

RFC, Kota Kupang – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-140 Kota Kupang sekaligus 30 tahun sebagai daerah otonom bukan hanya sebuah seremoni tahunan. Di balik upacara dan rangkaian kegiatan yang digelar, terdapat pesan penting yang disampaikan Christian Widodo: otonomi daerah harus dimaknai sebagai tanggung jawab publik, bukan sekadar kewenangan administratif.

Baca Juga :  Surat untuk Mama: Ketika Bahasa Anak Menjadi Kritik Ekonomi

Pesan ini terasa relevan, bahkan mendesak, di tengah dinamika pembangunan daerah yang semakin kompleks. Otonomi, sejak awal reformasi, digadang-gadang sebagai instrumen untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, mempercepat pembangunan, serta mendorong inovasi daerah. Namun, dalam praktiknya, otonomi kerap terjebak pada tafsir sempit: sekadar pelimpahan kekuasaan dari pusat ke daerah.

Baca Juga :  Ketika Bantuan Negara Dijadikan Alat Pungutan

Otonomi dan Makna Pelayanan Publik

Apa yang disampaikan Wali Kota Kupang sejatinya mengingatkan kembali pada esensi dasar otonomi: pelayanan publik. Ketika otonomi hanya dipahami sebagai kewenangan, maka yang muncul adalah orientasi kekuasaan. Namun ketika dimaknai sebagai tanggung jawab, maka orientasinya bergeser menjadi pelayanan.

Example floating