Example floating
Example floating
Opini

Disaat Penjaga Etika Kehilangan Jarak: Sebuah Catatan untuk AJI Kupang dan KKJ NTT

Avatar photo
×

Disaat Penjaga Etika Kehilangan Jarak: Sebuah Catatan untuk AJI Kupang dan KKJ NTT

Sebarkan artikel ini
disaat-penjaga-etika-kehilangan-jarak-sebuah-catatan-untuk-aji-kupang-dan-kkj-ntt
Adi Rianghepat, Advokat/Anggota Aji Kupang nonaktif

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

Ironisnya, pernyataan KKJ NTT dan AJI Kupang mengkritik media karena dianggap tidak berimbang, tetapi pernyataan itu sendiri tdak menunjukkan proses verifikasi yang independen terhadap seluruh pihak yang berkepentingan. Dokumen tersebut menghadirkan bukti versi satu pihak, menafsirkan hubungan hukum para pihak, dan menyimpulkan bahwa pemberitaan tertentu telah melakukan pembunuhan karakter. Dengan kata lain, organisasi yang mengkritik keberpihakan media justru terlihat sedang membangun keberpihakan institusional.

Baca Juga :  Problematik Penentuan Karier Pada Remaja

Lebih jauh, pernyataan tersebut berpotensi mencampurkan fakta, opini, pembelaan organisasi, dan kepentingan personal dalam satu dokumen resmi. Ini bertentangan dengan prinsip yang sangat dijaga dalam etika jurnalistik, yaitu pemisahan yang jelas antara fakta yang terverifikasi dan penilaian yang bersifat subjektif.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

Persoalan ini tidak boleh diremehkan.

Baca Juga :  Opini: Mafia Tanah dan Premanisme Mengancam Keamanan Negara dan Sektor Pariwisata Labuan Bajo

Organisasi profesi memiliki otoritas moral yang jauh lebih besar daripada individu. Ketika organisasi berbicara, publik tidak hanya mendengar pendapat seseorang; publik mendengar suara institusi. Karena itu, setiap pernyataan resmi harus memenuhi standar yang bahkan lebih tinggi daripada standar yang dituntut dari media.

Example floating